Mengembangkan Kreativitas Melalui Daun Bengkuang

Authors

  • Aulia Suhesty Universitas Mulwarman
  • Meirinja Raudatul Jannah Universitas Mulwarman
  • Revi Maulania Wahyudi Universitas Mulwarman
  • Erika Yohana Pakpahan Universitas Mulwarman
  • Nurina Rahma Universitas Mulwarman

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikostudia.v5i1.2280

Keywords:

kreativitas, kerajinan, dan daun bengkuang.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kreativitas pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda setelah diberikan pelatihan membuat kerajinan dari daun bengkuang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sample penelitian ini adalah mahasiswa yang memiliki tingkat kreativitas yang sedang di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda sebanyak 30 orang. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik yaitu Uji t dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Packages for Social Science) versi 20.0 for windows. Dari hasil penghitungan SPSS didapat berdasarkan hasil pengujian Uji t menunjukkan adanya peningkatan tingkat kreativitas pada subjek mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda setelah diberikan pelatihan kerajinan dari daun bengkuang berupa seraung. Dari hasil analisis data pre-test dan post test dengan uji paired t-Test didapatkan hasil t hitung = -3,424 (< t tabel = 2,145) dengan ๐‘ = 0,004 (๐‘ < 0,05). Sedangkan pada post test dan follow up didapatkan t hitung = -2,155 (> t tabel = 2,145) dengan ๐‘ = 0,049 (๐‘ < 0.05).

References

Anonim. (2008). Wikipedia Indonesia. www. wikipedia.org/wiki/htm. Diakses

tgl 18/10/2016.

Ali, M. (2013). Fungsi dan Makna Simbolik Kerajinan Tepak Adat Morge Siwe

Kayuagung Sumatra Selatan. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yoyakarta.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Basuki, H. (2010). Teori-teori Mengenai Kreativitas. 15 Okteober 2016. http://v-class gunadarma.ac.id.

Darso, R. (2006). Pemanfaatan herbal pinggiran pesisir. Pustaka Tani: Surabaya.

Kumar, V. K. (1997). Correspondensi About Thin Questionnaire. Department of Psychology, West Chester University.

Lemmen, R.H.M.J. (1998). Plant Resources of South East Asia. Wageningen. Netherland.

Munandar, S.C.U. (2009). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Jakarta: PT Rineka Cipta dan Dep. Pendidikan dan Kebudayaan.

Mulyasa. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nazir, Moh. (2011). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Purseglove, J.W. 1972. Tropicals Crops Monocotyledons. John Wiley and Sons. Inc. New York.

Rachmawati, Y dan Kurniati, E. (2005). Strategi Pengembangan Kreativitas Pada Anak Usia Taman Kanak-Kanak. Skripsi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.

Rahmat, B. (2011). Studi Tentang Kerajinan Kuningan di Central of Bronzes Milik H. Istono. Skripsi. Malang: Universitas Negeri Malang.

Santoso, S. (2015). Menguasai Statistik Multivariat. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Setyamidjaja, D. (1986). Pupuk dan Pemupukan. CV. Simplex. Jakarta.

Suryana, (2003). Kewirausahaan, Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: PT. Salemba Empat.

Thomson, L.A.J., L. Englberger, L. Guarino, R.R. Thaman and C.R. Elevitch. (2006). Pandanus tectorius (pandanus). Hลlualoa-Hawaiโ€™i: Permanent Agriculture Resources (PAR).

Downloads

Published

2016-06-15